oleh

Dunia Islam Akhir-akhir Ini Memprihatinkan

AGUSSAIBUMI – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan dirinya merasa sedih melihat perkembangan dunia islam pada sekian tahun terakhir. Umat islam yang seharusnya saling bantu dewasa ini justru saling konfik dan bahkan saling membunuh satu sama lainnya.
“Bila kita melihat dunia Islam pada dewasa ini, tentu kita sedih melihatnya, Di mana-mana yang terjadi bukannya saling membantu, tetapi saling membunuh, saling berkonflik dengan berbagai macam konflik yang terjadi,” tutur Jusuf Kalla dalam orasi ilmiahnya di di Universitas Islam Bandung (Unisba), Jawa Barat, Sabtu (17/11).
f6f5b4c31ef03c7e498eaf43d5c39354Karenanya Jusuf Kalla mengaku bersyukur Indonesia pada hari ini meski mengalami berbagai konflik tetapi sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar tetap dalam situasi damai dibandingkan negara – negara lainnya. Indonesia menurut Jusuf Kalla bukan negara seperti Iraq, Suriah, Libia, Mesir Afganistan, Pakistan dan negara lainnya.
“Saat ini sepertiga atau hampir 30% dari negara Islam itu berkonflik pada dewaa ini, dan konflik itu didukung oleh kegagalan negara-negara Islam tersebut. Apa yang terjadi di Suriah, apa yang terjadi di Irak adalah kegagalan negara yang menyebabkan kehancuran negara tersebut,” tutur Jusuf Kalla.
Bahkan Jusuf Kalla menyebutkan ada pihak yang menilai bila negara seperti Iraq dan Suriah ingin dikembalikan kepada masa sebelum terjadinya perang. Dibutuhkan setidaknya waktu hingga 30 tahun untuk merehabilitasi negara tersebut untuk kembali ke situasi normal.
Untuk itu Wapres menghimbau agar seluruh pihak menyatukan pandangan dan pikiran untuk memajukan negara. Menurutnya negara negara islam rata rata merupakan negara yang kaya, tetapi jika kekayaannya dipergunakan untuk membeli senjata maka tidak akan mencapai kesejahteraan
Untuk mencapai kesejahteraan perlu suatu upaya bersama sama untuk mamajukan negeri ini, yakni dengan ilmu pengetahuan, disiplin, prilaku dan juga tentu suatu semangat yang tinggi.
Dengan revoluasi industri 4.0 sudah di depan mata menuntut Indonesia untuk turut serta dalam percaturan ekonomi dan ilmu pengetahuan, jika tidak maka akan tertinggal dari negara lain. Untuk itu Universitas harus menjadi pelopor bagi para kemajuan industri, kemajuan teknologi kemajuan ilmu sebab tanpa teknologi tentu kita tidak bisa bersama-sama dengan negara lain dan bangsa-bangsa lain untuk kemajuan.
“Masa depan ada di tangan kita semua, kita hanya akan memiliki kehebatan di masa depan jika menguasai ilmu pengetahun. Di masa depan kemajuan akan di capai dengan bagaimana memajukan masyarakatnya, memajukan agamanya dan memajukan bangsa kita secara keseluruhan,” pungkas Jusuf Kalla. (MI)
 
#PolriPromoter #PemiluAmanSejukdanDamai #Pemilu2019AmandanDamai  @lambejeplak @lambeturah@seputarsemarang  @agussaibumi  #cegatanjogja #cegatansolo#cegatan #semarang #semaranghits#semarangexplore #jatenggayeng #jateng#jatengeksis #seputarindonesia#seputarsemarang #lambeturah @tribunjateng @tribunnews @zona_info@infokejadiansemarang@infosemaranghits@mediasemarangextreme@infocegatanseindonesia #jawa#jawatengah  @gadissosmed_@tribratanews @officialrcti @metrotv@mmtctv @cnnindonesia @kompastv@suara_merdeka @tvonenews @youtube@koboisarap @indosiar @tvrijateng  @antv_official @jawapos  @tempodotco@info_cegatan_boyolali@info.cegatan_jogja @info_cegatansolo@semarang_terbaru @semarangpsis@unnes_semarang @undip_semarang@kampusindonesia_ @nahdatul_ulama_@cb_jateng @ganjar_pranowo@kampussemarang @elshintanewsandtalk @elshintatv_jakarta @elshintadotcom @radioelshinta_smg @radioidolasmg @satgasnusantara #satgasnusantarapolri @tribratanews@polisi_peduli @polisi_kita @polisi_ku @polisi_masakini@ntmc_polri@dit.kamsel.polri@info_polri@polisii_indonesia@liputanpolri@merajut_kebhinekaan@lensa.polisi@satgasnusantara #SatgasAntiBlackCampaignJateng @SatgasAntiBlackCampaignJateng #SatgasPanganPolri #Natal #TahunBaru #Sembako #BBM #PolriPromoter 

banner 300250

News Feed