oleh

Polsek di Kudus Batal Tutup Gegara Corona, Polisi: Anggota Isolasi Mandiri

SAIBUMI.ID – Polres Kudus mmebatalkan keputusan penutupan sementara layanan di Kepolisian Sektor (Polsek) Gebog. Meski begitu, delapan anggota yang ikut bakti sosial(baksos) dan kontak dengan warga positif virus Corona dites swab dan menjalani isolasi mandiri.

“Pelayanan di Polsek Gebog kita tetap ada. Tadi dari Pak Kapolres sudah menghubungi Pak Kapolsek Gebog,” kata Kabag Humas Polres Kudus AKP Sardi, Minggu (7/6/2020).

Sardi menjelaskan pelayanan seperti SKCK, di Polsek Gebog bakal tetap berlangsung. Hanya saja warga wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Pelayanan tetap ada. Ya tetep kalau ada masyarakat tidak membawa masker tidak diterima. Protokol kesehatan dilaksanakan,” tegasnya.

Dia menambahkan anggota Polsek yang diduga kontak dengan warga terkonfirmasi positif Corona saat ini sudah dites swab. Polisi yang kontak dengan warga positif Corona itu berjumlah delapan orang, terdiri dari Kapolsek, Kanit maupun anggota. Namun saat ini hasil tes swabnya belum keluar.

“Anggota ada tujuh sampai delapan, hasilnya belum ada. Termasuk Kapolsek diswab, kemudian Kanit dan anggota diswab. Mereka juga melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Sebelumnya, Sardi membenarkan adanya penutupan pelayanan sementara di Polsek Gebog. Penutupan ini karena anggota diduga kontak langsung dengan warga yang terkonfirmasi positif virus Corona.

Menurutnya, kejadian ini bermula jajaran Polsek Gebog melakukan kegiatan bakti sosial dengan memberikan sembako kepada warga Padurenan Kecamatan Gebog pada Jumat (5/6) lalu. Namun ternyata warga yang diberikan dinyatakan positif Corona.

“Itu kemarin jajaran Kapolsek Gebog dan jajaran anggota memberikan bantuan dari polres itu sembako kepada masyarakat. Lha diberikan sumbangan (warga) ini positif Corona,” terang Sardi siang tadi. (dealova)

banner 300250

News Feed