oleh

Pria Tua Tewas Tertabrak Dump Truk di Semarang, Polisi Kesulitan Identifikasi

SAIBUMI.ID – Seorang pria berusia sekira 60 tahun tewas tertabrak truk di jalan arteri Yos Sudarso Semarang, Selasa (16/6/2020) sekira 07.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, korban sudah dievakusi oleh keluarganya.

Keluarga korban cenderung menutupi kejadian tersebut.

Bahkan pihak Satlantas Polrestabes Semarang kesulitan mengindentifikasi kejadian tersebut lantaran tempat kejadian sudah tidak ada korban dan minim saksi mata.

“Tadi ada beberapa rekan mitra diusir oleh keluarga ketika akan mendokumentsikan kejadian dan meminta identitas korban,” ujar seorang petugas yang enggan disebutkan namanya kepada Tribunjateng.com.

Kini pihak kepolisian juga masih mencari informasi keberadaan rumah korban untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut.

Seorang saksi mata, Tatik mengatakan, korban yang tertabrak di traffic light Sangklak jalan arteri Yos Sudarso merupakan pedagang yang biasa berjualan di tempat tersebut.

“Usia korban sekira 60 tahun lebih, dia mengalami kesulitan berjalan karena mungkin sudah tua. Jadi ketika jualan jalannya kayak orang tua itu, langkah sedikit-sedikit,” ujarnya.

Tatik menjelaskan, korban tertabrak truk jenis Dump truk Yang melintas dari arah Demak ke Jakarta.

Korban tewas seketika di tempat kejadian.

Ketika anak korban sampai di tempat kejadian, warga yang melintas kemudian memfoto di marahi keluarga korban.

Bahkan beberapa relawan juga sempat diusir oleh keluarga korban.

“Truk yang menabrak korban tadi sempat diamankan keluarga korban namun sekarang entah di mana,” jelasnya.

Tatik menambahkan, meski sudah lama jualan di jalan tersebut, dia tidak tahu alamat korban.

Pasalnya korban memiliki sifat tertutup sehingga tidak pernah bercerita terkait hal-hal pribadi seperti alamat rumah dan lainnya.

Korban juga sempat diperingatkan oleh pedagang asongan yang berjualan di tempat kejadian agar berjualan di pinggiran jalan saja karena jalan pun sudah susah.

Namun korban tetap bersikukuh berjualan hingga ke tengah jalan.

“Tadi yang saya lihat dua anak korban menangis histeris melihat Bapaknya meninggal lalu membawa mayatnya menggunakan mobil ke arah Timur,” bebernya. (dealova)

 

News Feed