oleh

Tiga Jenderal Berinovasi Mendapat Apresiasi Kapolri di Antaranya Kapolda Jateng

SAIBUMI.ID – Tiga Jenderal Kepolisian mendapat apresiasi Kapolri Jenderal Idham Azis dengan satu di antaranya Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi. Perwira Tinggi Kepolisian nomor satu di Jawa Tengah ini berinovasi dengan program Kampung Siaga COVID-19. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolri saat video conference dengan para Kapolda se-Indonesia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/06/2020).
“Dengan adanya inovasi itu, menjadi motivasi terhadap Polda lain untuk serius menangani virus corona, yang setiap harinya selalu ada yang dinyatakan positif corona,” kata Idham lewat keterangannya, Rabu (10/06/2020).
IMG-20200611-WA0033.jpg
Ketiga Jenderal tersebut yakni Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Fadil Imran dengan program Kampung Tangguh Semeru dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi dengan program Kampung Siaga. Selanjutnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Eko Indra Heri dengan Kampung Tangkal
Dalam rilis yang diterima Bengawan News jika para perwira tinggi tersebut mendapat apresiasi setelah dinilai berhasil dalam penanganan virus corona atau COVID-19. Ketiga Jenderal tersebut yakni Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Fadil Imran dengan program Kampung Tangguh Semeru dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi dengan program Kampung Siaga. Selanjutnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Eko Indra Heri dengan Kampung Tangkal.
“Namun, tak hanya mengatasi masalah sosial saja selama pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia. Anggota Korps Bhayangkara ini juga telah melakukan Operasi Ketupat 2020 dengan melakukan penjagaan di setiap perbatasan wilayah dan daerah,” ujar Idham.
IMG-20200611-WA0032.jpg
Suasana Kampung Siaga COVID-19 di Kelurahan Banyu Urip (Polres Temanggung)
Selain itu, Kapolri juga mengapresiasi petugas lalu lintas yang berjaga selama Operasi Ketupat. Menurutnya, petugas telah bekerja dengan maksimal di tengah ancaman pandemi virus corona. Meski demikian, dia meminta jajarannya tidak cepat puas dengan sejumlah pujian yang datang serta meminta jajarannya meningkatkan kinerjanya.
“Anggota Polri tidak boleh merasa puas dengan apa yang sudah diraihnya. Hasil itu justru menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya. (dealova)

News Feed