oleh

Kapolres Magelang Bersilaturahmi dan Memberikan Tali Asih Kepada Korban Tanah Longsor

saibumi.id – Magelang | Kapolres Magelang memberikan bantuan tali asih kepada korban  tanah longsor yang terjadi di jalan Kampung Dusun Windusajan Dusun Batur Desa Womolelo Kec. Sawangan Kab. Magelang, Rabu(13/1/2021)siang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah melakukan pengecekan lokasi kejadian tanah longsor yang terjadi di jalur Magelang – Boyolali.

Hadir dalam kegiatan tersebut  para pejabat utama Polres Magelang diantaranya Kabagops, Kasatlantas, Kasatsabhara , Kasat Intelkam dan Kapolsek Sawangan.

Dalam kunjunganya ke rumah korban tanah longsor , Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba, S.I.K., M.Si juga memberikan doa kepada korban tanah longsor yang meninggal dunia  Almarhum Saiful ( 15)
“Kami  hadir disini yang pertama  bersilaturahmi dan sekaligus  mendoakan semoga almarhum diterima disisiNya dan ditempat yang selayaknya,”  kata Kapolres Magelang, Akbp Ronald A Purba.

Sebagaimana dilaporkan bahwa dalam kejadian tanah  longsor terdapat korban meninggal dunia diketahui bernama Saiful (15) warga Dusun Batur RT 03 RW 7 Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Sementara satu korban lainya yang masih keluarga adalah Feri (13) mengalami luka-luka.

Saksi mata bernama Parno (45) mengungkapkan, sewaktu dirinya hendak ke kebun sekira  pukul 05.00 wib melihat tanah longsor yang menutup akses jalan, saat itu juga mendengar suara orang berteriak meminta tolong.

Mendengar suara teriakan selanjutnya saya mengajak warga sekitar untuk memberikan pertolongan. Awalnya bersama warga lainya menemukan seseorang yang diketahui dalam keadaan sadar namun tubuh bagian bawah tertimpa longsor, setelah melakukan evakuasi kemudian warga membawa korban ke rumah sakit,”jelasnya.

Kapolsek Sawangan Polres Magelang  AKP Tugimin menjelaskan, setelah mengevakuasi satu korban selamat. Selanjutnya pada pukul 06.30 wib satu korban lainya ditemukan namun sudah dalam keadaan meninggal dunia akibat tertimpa longsoran, kemudian oleh warga dibawa ke rumah duka. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari bidan Desa Wonolelo.

” Dalam pemeriksaanya, korban meninggal karena anoxia (tidak ada oksigen yang masuk), terdapat luka pada bagian kepala hidung, telinga dan mulut masih mengeluarkan darah, ada patah pada leher

saat ditemukan sudah ada lebam, mayat  kaku, lecet dilutut kanan,”jelas Kapolsek.

News Feed