oleh

Tiga Pelaku Penganiayaan Berhasil Ditangkap Mapolresta Surakarta

SAIBUMI.ID –Mapolresta Surakarta berhasil ungkap Kasus tindak pidana tanpa hak memiliki , membawa, menggunakan senjata tajam dan secara bersama sama, serta melakukan kekerasan terhadap orang yang dilakukan oleh tiga orang pelaku yaitu AW, PNC alias JR dan DZS, ketiganya warga Kampung Sewu, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, terhadap dua orang korban, yang terjadi pada tanggal 21 Febuari 2021 kemarin, di pinggir jalan kampung Gulon, RT. 03, RW. 21, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Menurut Kapolresta Surakarta, Kombes. Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi., saat konfrensi Pers Rabu (10/3/21) kemarin, mengatakan, beradasarkan dengan laporan Polisi dengan Nomor: LP/B/52/II/2021/JATENG/RESTA SKA, tanggal 21 Februari 2021, dari para korban. Telah terjadi tindak pidana dengan terang-terangan dan bersama sama menggunakan kekerasan terhadap orang, yang dilakukan oleh tiga orang tersangka kepada kedua orang korban ini.

“Ketiga pelaku ini menggunakan senjata penikam dan senjata pemukul berupa satu buah pedang panjang 65 Cm, dengan gagang berbalut kain warna hitam berikut sarung pedang berwarna hitam, dan satu buah button stick dari besi berwarna hitam, untuk melakukan kekerasan terhadap dua orang korban,” terang Kapolres Surakarta.

Kedua orang korban tersebut, Lanjut Kapolresta Surakarta, bernama Dian Totok Mardiyansah dan Marsel Arillianto, warga di kampung Gulon, RT. 03, RW. 21, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

“Kejadian itu berawal dari korban Dian Totok Mardiyansah yang mengendarai kendaraan sendirian menuju arah Palur, sedangkan korban Marsel Arillianto berboncengan dengan seorang temannya yang lain bernama Fajar, Ketika didepan UNSA ada sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarai oleh Tersangka DZS berboncengan dengan Tersangka AW melaju dari arah sama dan menyerempet sepeda motor yang dikendarai korban Marsel Arillianto hingga menyebabkan korban hampir jatuh,” Jelas Kombes. Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi.

Akibat peristiwa tersebut, lanjut Ade, Korban Dian Totok Mardiyansah mengejar kedua tersangka dan dapat bertemu di SPBU Palur, hingga terjadi perselisihan, dan ketika Marsel Arillianto bersama Fajar dapat menyusul ke SPBU Palur, kedua tersangka DZS dan WA berhasil melarikan diri.

“Buntut dari kejadian tersebut, malam itu juga tersangka WA menyiapkan pedang dan button stick, serta menemui teman-temanya di sebuah wedangan di Jurug dan menceritakan kejadian yang dialaminya, selanjutnya pedangnya diminta oleh tersangka PNC. Dan akhirnya Tersangka AW, PNC dan tersangka DZS, bersama sekitar 20 orang temannya yang lain mencari keberadaan kedua korban, dan bertemu di TKP. Kemudian ketiga tersangka melakukan penganiayaan terhadap kedua korban hingga luka-luka,” ungkapnya.

Kapolresta juga menambahkan, sedangkan untuk ketiga pelaku tersebut berhasil di tangkap Kepolisian Polresta Surakarta. Dikediamannya di Kampung Sewu, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

“Ketiga tersangka ini, kita kenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan atau Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP, dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” Pungkasnya. (Saibumi).

News Feed