oleh

BREAKING NEWS : Sijago Merah Melalap Pabrik Vulkanisir Ban di Muktiharjo, Genuk

Saibumi.id, SEMARANG – Kebakaran hebat terjadi pada sebuah pabrik vulkanisir ban yang berada di jalan Muktiharjo Raya No 75, Semarang, pukul 18.30 Wib, Jumat (23/4/21). Amukan sijago merah semakin menjadi pada pabrik vulkanisir ban ini.

Menurut keterangan seorang penjaga pabrik vulkanisir ban bernama Yakub, mengatakan, saat itu ia sedang berada di dalam pabrik. Tiba tiba keluar kepulan asap hitam dari dalam pabrik.

“Saya tidak tau penyebabnya, karena tiba tiba keluar asap hitam dari pabrik, tidak lama kemudian timbul api besar, lalu saya panik dan berusaha keluar pabrik,” jelas Yakub, pada media ini pukul 20.00 Wib.

Tidak lama kemudian, lanjut Yakub, api semakin membesar, ia bersama karyawan keluar dari dalam pabrik untuk menyelamatkan diri.

“Sebelumnya, karyawan disini berusaha memadamkan api yang timbul dari dalam pabrik, karena api semakin membesar, akhirnya salah satu petugas security memanggil pemadam kebakaran,” terangnya.

Dari pantauan dilokasi kejadian, api tampak semakin membesar, hal ini dikarnakan bahan material pabrik yang terbakar adalah bahan karet untuk pembuatan vulkanisir ban.

Sementara itu, Babinsa Muktiharjo, Koramil Genuk, Serka Maridi, mengungkapkan, pada saat kebakaran terjadi ia sedang berada di rumah dan mendapatkan telpon dari warga ada asap hitam keluar dari dalam pabrik ban. Dengan sigap, ia langsung meluncur menuju lokasi kebakaran.

“Saat saya tiba, api sudah membesar, saya bersama karyawan dan warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api semakin membesar,” kata Maridi.

Sedangkan penyebab kebakaran itu, kata Maridi, ia sendiri belum mengetahuinya asal mula terjadinya kebakaran ini. Dia hanya mendapatkan laporan dari warga dan petugas jaga pabrik mengenai kebakaran ini.

Kasus terjadinya kebakaran ini, masih dalam penyidik kepolisian dari Polsek Genuk, Semarang. Sementara itu, listrik di wilayah sekitar muktiharjo, padam, sejak pukul 19.00 wib hingga pukul 21.45 Wib. Bahkan hingga berita ini ditayangkan api masih menyala di pabrik vulkanisir ban. (BD).

banner 300250

News Feed