oleh

Jelang Lebaran, Forkompinda Blora Ikuti Rakor Lintas Sektoral Bersama Forkompinda Jateng Melalui Zoom Meeting

Polres Blora Polda Jawa Tengah |Forkompinda Kabupaten Blora Jawa Tengah yang terdiri dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK Bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM dan Bupati Blora Yang Diwakili Asisten Drs. Suryanto,M.Si mengikuti Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Candi 2021 Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1442 H/2021 Ditengah Masa Pandemi Covid-19 Dan Larangan Mudik Di Kabupaten Blora. Kamis, (29/04/2021) pukul 08.00 wib di Aula Arya Guna Polres Blora.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran, Dansubdenpom serta beberapa Kepala Dinas dan Instansi serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Adapun Rakor Lintas Sektoral digelar melalui Zoom Meeting dengan Forkompinda Provinsi Jawa Tengah. Yang terdiri dari Gubernur, Pangdam dan Kapolda Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Mengatakan, pagi ini Polda Jeteng melaksanakan Rakor Lintas Sektoral, dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Candi 2021.

“Ini merupakan suatu perintah dari Kapolri dalam melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat Candi 2021. Dimana kegiatan ini dilaksanakan, dalam mengahadapi lebaran tahun ini,” terang Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Rakor ini dilakukan, Kata Ahmad Luthfi, untuk menyamakan persepsi dalam rangka menghadapi saat sebelum dan sesudah kegiatan lebaran ini.

“Rakor ini sangat penting, terkait dengan keamanan Kambtibmas saat lebaran dan pencegahan Covid 19,” jelas Luthfi.

Hal ini dilakukan, lanjut Lutfi, dalam rangka pecegahan Covid 19 pada lebaran ini, sebagaimana arahan ataupun intruksi Presiden dengan ditiadakan mudik lebaran ini.

Dijelaskan Kapolda Jateng, berdasarkan Kepres no 9, bahwa Gubenur sebagai komandan satuan gugus tugas Covid 19 dan Pangdam serta Kapolda sebagai wakil Komandan gugus tugas Covid 19, hal ini sudah menjadi landasan kegiatan ini.

“Dimana selalu ada kebijakan kebijakan Gubenur yang kita dukung dalam kegiatannya. Kita mempunyai kegiatan operasi Amannusa, dimana kegiatan Amannusa ini dilakukan untuk pencegahan Covid 19, satgas Amannusa ini bertugas selama 28 hari dalam melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2021,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, mengungkapkan, bahwa Kodam IV Dipenogoro sangat mendukung apa yang menjadi kebijakkan pemerintah dalam pencegahan Covid 19, untuk ditiadakan mudik pada lebaran ini.

“Kami mendukung penyekatan yang dilakukan Polda Jateng, kita juga sudah siapkan pasukan di koramil dan kodim untuk di perbantukan dalam operasi penyekatan tersebut, pasukan kami siap membantu dan melakukan Oprasi Ketupat Candi 2021 ini,” papar Pangdam IV Diponegoro.

Gubenur Jateng Ganjar Pranowo, dalam sambutannya mengungkapkan, gelombang penularan Covid 19 ini, masih meningkat di setiap kabupaten di Jawa Tengah. Untuk itu, ia mendukung langkah langkah Polda Jateng dengan melakukan penyekatan sejak awal untuk pemudik dari luar Jateng.

“Dari data yang masuk, jumlah pemudik saat ini di Jateng sudah mulai meningkat, hal ini menjadi perhatian kita, untuk itu nanti kita akan lakukan Tracing bersama Dinas Kesehatan dan jajaran TNI dan Polda Jateng kepada masyarakat,” ucap Gubenur Jateng.

Dikatakan Ganjar, sedangkan untuk pasokan pangan lebaran ini sangat meningkat. Prediksi pemudik juga sudah mulai meningkat, vaksin juga masih kurang di Jateng. Inilah kasus yang muncul di Jateng dalam beberapa hari ini.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, untuk mematuhi protokol kesehatan, agar tidak menimbulkan claster Covid 19 baru.

banner 300250

News Feed