oleh

Pemkab Kendal Musnahkan Barang Bukti 9116 Minuman Keras Dan 2756 Liter Oplosan

Saibumi.id, KENDAL – Sebanyak 9116 botol minuman keras ilegal dari berbagai merek dan 2756 liter minuman oplosan dimusnahkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kendal di Halaman Kabupaten Kendal, Senin (12/4/2021).
Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi rahasia yang dilakukan di pertengahan 2019 lalu sampai 2020.

Pemusnahan minuman beralkohol tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kendal, Ketua DPRD, Kodim 0715, Polres Kendal, Kepala Kantor Kesbangpol dan Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal.

Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, menyampaikan pemusnahan barang bukti minuman keras tersebut diperoleh dari toko yang ada di daerah Weleri, Kaliwungu dan Sukorejo.

“Hari ini kita memastikan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk kerja tuntas dalam penanganan peredaran Miras dalam Perda no 4 Tahun 2009 sehingga Kabupaten Kendal semakin kondusif ,” kata Basuki mewakili Bupati Kendal yang tak dapat hadir pagi ini.

Dapat dipastikan Pemerintah Kabupaten Kendal sudah bekerja tuntas dalam penanganan peredaran Miras kali ini dan diharapkan dengan adanya momentum ini, peredaran minuman keras di Kabupaten Kendal tidak ada lagi.

Satpol PP Kendal menjalankan tugas kegiatan ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebdal Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minuman Beralkohol.

Dalam kegiatan ini, Satpol PP tidak berjalan sendiri melainkan bersinergi juga bersama TNI, Polri, Kejaksaan,  Pengadilan Negeri, dan tokoh-tokoh masyarakat. Dimulai dari pencarian barang bukti melalui operasi rahasia, penuntutan terhadap tersangka, pelaksanaan sidang di pengadilan hingga berkekuatan hukum tetap, serta secara resmi memusnahkan barang bukti peredaran minuman keras.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal Toni Ariwibowo menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan secara rutin setiap harinya oleh para petugas Satpol PP, yakni operasi keamanan dan ketertiban diberbagai tempat seperti Weleri, Kaliwungu dan Sukorejo. Tempat yang menjadi keluhan atau laporan masyarakat setempat pun menjadi sasaran operasi ini. Untuk itu, Satpol PP mengantisipasi hal tersebut dengan kegiatan patroli keliling.

“Kepada seluruh tokoh masyarakat yang melihat adanya peredaran miras yang ada di Kabupaten Kebdal untuk melapor ke Satpol PP untuk dapat kita ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Dian)

banner 300250

News Feed