oleh

7 Pasutri Ilegal Dan Tiga Pengelola SPA Digiring Ke Polres, Berikut Tindakan Polres Sukoharjo

Saibumi.id, SUKOHARJO – Personel gabungan Polres Sukoharjo dan Satpol PP Sukoharjo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Sejumlah lokasi pijat dan spa menjadi sasaran tim. Hasilnya tujuh pasangan suami istri (pasutri) illegal dan tiga pengelola terjaring operasi tersebut. Operasi dipimpin Kabagops Polres Sukoharjo Kompol Agus Pamungkas, SH, MH, Sabtu (1/5/2021).

“Operasi penyakit masyarakat oleh gabungan personel Polres Sukoharjo dan Satpol PP Kabupaten Sukoharjo diikuti lebih kurang 23 personel. Terdiri dari Regu Dalmas, satu regu Satpol PP Sukoharjo dan enam personel gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Sukoharjo,” kata Kabagops.

Dijelaskannya, sasaran razia di sejumlah lokasi pijat refeleksi dan spa seperti pijet Repleksi Sumber Hidup, Ice Spa, Flo Spa & Massage. Kemudian feeling Good Spa & Shiatsu, Savage Massage & Spa dan Mountain Spa & Massage.

Tujuh pasangan bukan suami istri itu masing-masing satu pasangan berada di panti pijet Sumber Hidup, Ice Spa, Flo Spa & Massage, Feeling Good Spa & Shiatsu dan Mountain Spa & Massage. Kemudian di Savage Massage & Spa didapati dua pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar.

“Seluruh hasil operasi sebanyak tujuh pasang bukan suami istri dan tiga orang pengelola panti pijat. Mereka dibawa ke Mapolres Sukoharjo dan diberikan arahan oleh Kabagops Polres Sukoharjo. Inti agar para pemilik panti pijat tutup selama bulan Ramadan dan terduga pelaku mesum tidak mengulangi perbuatannya. Mereka diminta membuat surat pernyataan, kemudian dikembalikan ke rumah masing-masing,” jelas Kabagops mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yoga Pamungkas. (Tri)

banner 300250

News Feed