oleh

Ditengah Pandemi Covid 19, Diduga Tak Kantongi Ijin, Warga Desa Berutallsa Nekat Gelar Hajatan Dan Musik Dangdut

Saibumi.id, GOWA – Pesta hajatan yang di selenggarakan oleh salah seorang warga Desa Berutallsa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. acara yang di gelar pada Sabtu malam tadi, (15/5/21), diduga melanggar Protokol kesehatan.

Diketahui, bahwa warga tersebut bernama KRM, warga Desa Berutallsa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, menggelar pesta hajatan sunantan dengan menampilkan musik dangdut di kediamannya. Ironisnya, sejumlah warga tidak mengenakan masker saat menyaksikan musik dangdut tersebut.

Menurut salah satu warga yang enggan namanya di sebutkan, mengungkapkan, sebelum menggelar hajatan sunatan itu, anggota keluarga sudah meminta izin kepada pihak kepolisian.

“Namun Izin yang diajukan diduga kepada pihak kepolisian tidak sesuai dengan fakta di lapangan. justru menggelar konser dangdut besar dengan kurang lebih seribu penonton yang tak mengindahkan protokol kesehatan,” jelasnya pada wartawan.

Ironisnya lagi, kata dia, walaupun ada beberapa orang anggota kepolisian di kampung tersebut, bahkan tidak mau menegur penyelenggara.

“Konser dangdut itu tetap berlangsung hingga dini hari. Bahkan saat kejadian tersebut, seakan akan dianggap membiarkan penyelenggaraan konser dangdut digelar di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” ungkapnya.

Dari pantauan di lapangan, banyak yang menyayangkan kejadian tersebut, terlebih lagi malam itu ada beberapa kali menimbulkan keributan seharusnya dapat dihentikan.

“Apalagi saat ini pemerintah telah berkomitmen untuk menegakkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, meminta kepada masyarakat untuk mematuhi disiplin dan aturan pemerintah yaitu Prokes, guna mencegah penyebaran virus corona yang sudah mendunia.

Kapolri juga sudah mengeluarkan Maklumat dan ditegaskan, bahwa siapa saja yang melanggar akan di tindak tegas dan akan di proses sesuai hukum yang berlaku. Bahkan kapori tidak mengeluarkan surat izin pesta keramaian pada semua tingkatan kalangan, mengingat masa pandemi Covid 19 ini.

Sementara itu, terkait hajatan tersebut, belum adanya tanggapan dari Kepolisian Re
Sektor Biringbulu, hingga berita ini ditayangkan. (Sul).

 

 

banner 300250

News Feed