oleh

Gelar Aksi Damai di Halaman PT SAM, Petani Plasama Minta Direalisasikan Janjinya

Saibumi.id, SAROLANGUN – Ratusan Petani Plasma yang Tergabung dengan Koperasi Sawit Gurah Mandiri, Senin (31/5/2021), Mengelar aksi Damai di halaman kantor PT Sumatera Agro Mandiri (PT SAM) yang berada di Belakang Desa Mandiangin Tuo, Kecamatan Mandiangin, kabupaten Sarolangun.

Kedatangan Para Petani Plasma mengelar aksi menuntut Pihak Perusahaan merealisakan Hasil pola kemitraan yang sudah jatuh tempo Selama Satu Tahun.

Namun, hingga saat ini pihak Perusahaan belum merealisasikan tuntutan Para petani Plasma tersebut.

Albar dalam orasinya mengatakan, pihak perusahaan belum pernah menanggapi tuntutan Para Petani Plasma.

“Kami merasa tidak senang dengan PT SAM yang telah merugikan masyarakat,” Sebut Albar.

Albar juga menyebutkan, jika pihak perusahaan diduga telah melakukan Penipuan.

“Sesuai data yang telah kami pegang dan Sosialisasi sangatlah berbeda, kami memiliki lahan seluas 1500 Hektar, dan jika pihak Perusahaan tidak ada kejelasan, kami akan menduduki lahan kami tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Bayu dalam organisasi nya mengatakan, Unjuk rasa ini adalah bentuk dari Rasa kekecewaannya bersama masyarakatnya.

“Selama ini, Pihak Perusahaan tidak Pernah menanggapi tuntutan kami, sudah beberapa kali pertemuan, namun hingga pertemuan di kabupaten Sarolangun, tetapi pihak perusahaan tidak pernah menanggapi tuntutan kami hingga hari ini,” ujar Bayu.

Aksi Damai para petani Plasma di kawal pihak kepolisian Polres Sarolangun dan anggota Polsek Mandiangin, berjalan lancar dan tertib tanpa ada yang melakukan anarkis.

Akhirnya Para Pendemo di sambut oleh Pihak Perusahaan PT SAM melalui Senior Manager Budijanto dan Pihak Perusahaan, serta beberapa orang utusan dari Petani Plasma memasuki Ruangan untuk bermediasi yang di saksikan pihak kepolisian.

Sempat terjadi dua kali mediasi, mediasi Pertama beberapa utusan Petani Plasma sempat Meninggalkan Ruangan karena apa yang mereka tuntut, dan jawabannya sangatlah berbeda.

Pihak perusahaan melalui terkesan mengelak dan mengulur ulur waktu dalam merealisasikan tuntutan Para petani Plasma.

Dan akhirnya mediasi kedua pun dilanjutkan dengan di saksikan Kasat intelkam, Kasat Sabhara, Kapolsek Mandiangin serta beberapa anggota Kepolisian.

Adapun isi Berita acara Kesepakatan tersebut sebagai berikut.

1. Masyarakat Petani pola kemitraan meminta dilakukan amandemen terhadap Ganti Rugi tanah garapan yang berlaku pada saat tahun Penyerahan.

2. Masyarakat Petani pola kemitraan meminta pembagian hasil kebun kemitraan diperhitungkan berdasarkan tahun Penyerahan dan bukan dari tahun tanam.

3. Lahan Penyerahan yang sudah produksi untuk tidak dilakukan panen sampai dengan sampai ada kesepakatan pada poin 1 dan 2.

4. Sebagi tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, pihak perusahaan dan perwakilan dari masyarakat akan dilakukan identifikasi pengukuran lahan diserahkan dengan pola kemitraan ( sesuai peta sporadik masyarakat petani pola kemitraan).

Berita acara Kesepakatan di tandatangani oleh kedua belah pihak dari pihak perusahaan PT Sumatera Agro Mandiri, H Purwadi, Djalu Aryaguna, Winesis Geger dan Budijanto.

Dari pihak Koperasi Sawit Gurah Mandiri
Filmarico berdasarkan Surat kuasa Khusus No : 18/SSK/KH-NA/V/2021.

Setelah memegang surat Berita acara tersebut, Hingga malam hari barulah massa satu persatu Membubarkan diri.
(JMS)

banner 300250

News Feed