oleh

Mengaku Miliki Proyek Jalan Tol Majalengka, Pelaku Tipu Kontraktor Kendal Rp 300 Juta

Saibumi.id, KENDAL – Seorang warga Desa Bebengan, Kecamatan Boja, bernama Raesar Satwika, melaporkan tersangka MS warga Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, yang diduga telah melakukan penipuan proyek tol fiktif di Rumah makan Pangestu Kaliwungu pada Bulan Agustus 2020 lalu. Hal ini diungkapkan Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo S.I.K melalui Kasubbag Humas Polres AKP Abdulah Umar, dalam Konfrensi Pers yang di gelar di Mapolres Kendal, Senin kemarin (17/5/21).

Kasubbag Humas Polres AKP Abdulah Umar, menyampaikan pada media ini, Bahwa pada bulan Agustus 2020 lalu, Pelapor dan tersangka bertemu di Rumah makan Pangestu Kaliwungu, disana tersangka MS menawarkan pekerjaan proyek pengurugan tanah merah di Tol Cisumdawu Palasah Kertajati Majalengka kepada pelapor, dengan modal Rp 300 juta.

“Waktu itu, korban dijanjikan keuntungan sebesar Rp 2,1 Milyar, dengan dua kali Invois tagihan pekerjaan,” terangnya, Rabu siang (19/5/21) saat di temui di ruangannya..

Selain itu, Lanjut Abdullah, Tersangka membujuk korban, bahwa bisnis ini aman dan hasilnya pasti, sebelum SPK keluar untuk tanda jadi dan tanda keseriusan diharuskan deposit uang terlebih dahulu sebesar Rp. 200 Juta dan uang tersebut, nantinya untuk deposit tanah kowari.

“Pekerjaan itu akan dimulai tanggal 10 September 2020, Setelah uang di transfer ke rekening tersangka sebesar Rp 200 juta, kemudian proyek akan dikerjakan oleh pelapor pada tanggal 10 September 2020, ternyata proyek tersebut fiktif dan tidak ada,” jelasnya.

Dia menambahkan, adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, yaitu 1 (satu) lembar Surat Perintah Kerja (SPK) PT. Khumaedi Lestari Abadi, dengan Nomor:0-4/SPK/DO/VIII/2020, tanggal 10/09/2020, 1 (satu) bendel Rekening Koran Bank BCA atas nama Raesar Satwika nomor Rekening: 246552237 dari bulan Agustus, September dan Desember 2020,1 (satu) lembar screenshot m-transfer tanggal 30 November 2020 ke rekening 0092021236 atas nama Marsono sebesar Rp 15 juta, 1 (satu) lembar screenshot transfer ATM tanggal 13 Oktober 2020 dari Muhammad Syarif Hida ke Marsono sebesar Rp 10 juta, 1 (satu) bendel screenshot percakapan Chating Whatsapp antara Marsono dengan Raesar Satwika.

“Selain itu, ada juga barang bukti yang kita dapat, yaitu 1 (satu) bendel Rekening Koran Bank BCA atas nama Yohana Friska Ariyani nomor Rekening: 2460526429 bulan Agustus 2020, 1 (satu) lembar Rekening Koran Bank BCA atas nama Anis Aminah nomor Rekening: 0810943700 bulan Agustus 2020 dan 1 (satu) buku tabungan Bank mandiri Nomor rekening 1360011747695 atas nama Marsono,” ungkapnya. (DN)

banner 300250

News Feed