oleh

Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi Gelar Olah TKP Di Kampung Mayuberi, Ilaga Utara, Puncak

Saibumi.id, PUNCAK – Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kampung Mayuberi, ilaga Utara, kab. Puncak tepatnya didekat sebuah honai 300 mtr dari lokasi pembakaran SD Mayuberi oleh Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata, sejak pukul 13.00 Wit hingga pukul 16.00 Wit, Kamis (20/5/21).

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol M. Iqbal Al Qudussy, mengatakan, Proses olah TKP dilaksanakan atas adanya kejadian kontak senjata antara TNI Polri dengan kelompok kriminal teroris bersenjata Lekagak Talenggeng yang menewaskan 2 anggota KKTB Lekagak Talenggeng.

Adapun barangbukti yang berhasil ditemukan di TKP dalam kontak tembak itu, yang dimiliki oleh Pelaku Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata, antara lain, 17 buah anak panah, 3 buah busur panah, 1 pucuk senjata api jenis SP-2 No.Seri 7302-07521, 1 buah magazen senjata M16 dan 1 buah magazen senjata SS1.

“Selain itu, ada beberapa barang bukti, yaitu, 2 buah magazen senjata SP-2, 25 butir peluru kal. 5.56, 17 butir peluru kal. 7.62, 5 butir peluru kal. 7.62 ( AK-47 ), 4 butir peluru kal. 5.56 ( Rusak ), 4 butir peluru hampa kal. 5.56 dan 17 butir selongsong peluru kal. 5.56,” jelas Iqbal.

Bahkan, dalam Olah TKP itu, terdapat juga 4 butir selongsong peluru kal. 7.62, 1 unit HP samsung android, 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna hitam, 1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100324322583XXXX), 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna biru-hitam,1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100324322530XXXX) dan 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna Abu-Abu.

“Masih ada lagi BB yang kita dapatkan dalam Olah TKP itu, diantaranya, 1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100799624093XXXX), 1 buah kartu pedana Tsel No.IMSI (62100841XXXX), 1 buah teropong merk Alpen warna hijau tua, 1 buah camera digital merk Nikon warna merah tua, 1 buah camera roll merk Nova Camp I warna hitam dan 2 kantong camera warna hitam,” ucap Iqbal.

Dia juga menyampaikan, bahwa masih ada lagi beberapa barang bukti lainnya, seperti, 4 buah HT warna hitam dg merk ( 1 Starcom, 1 Icom, 2 Sosin), 1 buah antena HT merk SKY-SUPER-PRO B, 1 bilah pisau, 1 bilah pusau dengan sarung bentuk senjata pendek (pistol), 1 laras senapan angin (rusak), 1 buah hoster senjata pendek (pistol) warna hitam, 1 buah headset HP warna putih, 1 buah sambungan headset HT warna hitam bening, 1 buah headset HT warna hitam, 1 buah charger HP warna hitam.

Lanjutnya, masih ada lagi, yaitu, 1 buah ikat pinggang warna hijau tua, 5 buah noken, 3 buah dompet, 2 buah buku catatan, 1 buah kalung anggrek, 1 pluit warna hijau, 1 buah gelang lengan warna biru-merah, 2 buah tas punggung ( 1 Merk BOLD warna hitam abu-abu, 1 Merk Carboni warna hitam abu-abu), 3 buah KTP, dan 1 lembar Kartu Pengerja Sinode Gereja Kemah Injil ( KINGMI ).

Bahkan, kata Kasatgas Humas Ops Nemangkawi ini, masih ada 3 lembar kartu Papua Sehat, 1 buah buku tabungan Bank Papua, serta Uang tunai dengan total Rp. 14.658 Juta.

“Saat ini dua Mayat anak buah Lekagak telenggen masih di TKP, hanya tinggal menunggu proses evakuasi dan identifikasi Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi,” pungkasnya. (Forbes).

banner 300250

News Feed