SEMARANG – Berdasarkan data dari pos pengamanan Kalikangkung jumlah kendaraan melintas di gerbang tol Kalikangkung mencapai 3 ribu unit perjam.
Kendaraan didominasi berpelat nomor dari wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
Arus kendaraan pemudik yang melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang masih cukup tinggi pada H+2 lebaran, Selasa (1/4/2025).
Perwira Pos Pengamanan (Papospam), Ipda Triwibowo Laksono, menyebut kondisi tersebut terjadi karena adanya fenomena pemudik "transit" yakni pemudik yang melanjutkan perjalanan untuk bersilaturahmi ke keluarga lainnya.
Pemudik ini sebelumnya telah melakukan perjalanan lalu mengunjungi keluarga di wilayah Jawa Tengah bagian barat seperti Tegal, Brebes, Pekalongan, Pemalang dan daerah lainnya. Selepas itu, mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Catat! Jasa Marga Gratiskan Dua Ruas Tol bagi Kendaraan yang Dialihkan saat Arus Balik
"Iya jumlah kendaraan di hari kedua lebaran masih tinggi, berdasarkan uji petik yang kami lakukan mereka sudah mudik lalu melanjutkan perjalanan ke daerah lainnya," ujarnya di Pospam Kalikangkung.
Akibat masih padatnya arus kendaraan, Wibowo menyebut sempat terjadi kemacetan hingga 200-300 meter di depan GT Kalikangkung pada pukul 10.00-11.0 WIB.
Pihaknya sempat mengurai antrean kendaraan hingga terurai pada pukul 12.00.
"Antrean sore ini masih normal dengan panjang antrean 100 – 150 meter di gerbang tol Kalikangkung," tuturnya.
Dia menyebut, pihak Jasa Marga mengantisipasi kepadatan arus tersebut dengan membuka sebanyak 25 gardu.
Perinciannya, sebanyak 17 Gardu dibuka meliputi 9 gardu utama dan 8 gardu satelit untuk melayani pengguna jalan tol dari timur menuju barat.
Arah sebaliknya dibuka enam gardu meliputi dua gardu utama dan empat gardu satelit.
Pengelola tol sempat menambah satu gardu utama untuk menghadapi arus kendaraan dari arah timur.
Baca juga: Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Duniam, Dewi Unggah Foto Surya saat bersama Ray Sahetapy
Namun, gardu tersebut ditutup kembali karena memprioritaskan kendaraan dari arah barat terlebih dahulu.
"Penambahan gardu selepas Zuhur ditutup kembali karena prioritas dari barat dulu. Kemudian arus dari timur juga kembali landai," terangnya.
Wibowo menilai, arus kendaraan pemudik sepenuhnya belum selesai sehingga masih melakukan pemantauan hingga menjelang pelaksanaan one way nasional arus balik yang rencana dilakukan pada Kamis, 3 April 2025.
"Rencana dimulainya one way nasional arus balik dari Kalikangkung tetapi kebijakan itu menunggu instruksi dari Korlantas Polri dan melihat situasi lalu lintas di jalan tol," paparnya.
sumber: TribunBanyumas.com
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo