SEMARANG – Puncak arus mudik Lebaran 2024 menuju Jawa Tengah diperkirakan terjadi pada 5 April atau saat awal cuti bersama.

Untuk mengantisipasinya, Polda Jawa Tengah akan melakukan pengamanan ketat dengan menerjunkan 196 ribu pasukan gabungan dan disebarkan di 196 pos pengamanan.

“Operasi Ketupat Candi 2024 dilaksanakan mulai 4-16 April 2024. Para personel ditugaskan di pos pengamanan, pos pelayanan, dan posko terpadu demi keamanan perjalanan pemudik dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” kata Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (30/3).

Nantinya, pengamanan mudik dilaksanakan menyeluruh untuk perjalanan via jalur tol, arteri Pantura, tengah, maupun jalur selatan, termasuk di kawasan wisata.

“Jadi tidak hanya di jalur-jalur mudik rawan kemacetan, kecelakaan, dan bencana alam. Pengamanan juga dilaksanakan di tempat-tempat wisata yang prediksinya akan padat kunjungan,” tegas Luthfi.

Di sisi lain, Polda Jateng memprediksi kepadatan arus balik Lebaran 2024 terjadi pada 12 April atau di hari terakhir cuti bersama.

 

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Jawa Tengah, Jateng, AKBP Sigit, AKBP Suryadi, AKBP Erick Budi Santoso, Iptu Mohammad Bimo Seno, Kompol Joko Lelono, AKBP Hary Ardianto, AKBP Bronto Budiyono