Klaten – Seorang karyawan pemotongan ayam di Klatn, YP (27) warga Dusun Salak, Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Klaten tewas tersengat listrik. Korban tersetrum saat memperbaiki stopkontak jaringan listrik.
"Meninggal murni karena tersengat listrik saat membenahi stopkontak. Ada luka di tangan,'' ungkap Kanit Reskrim Polsek Ceper Ipda Ari Pambudi kepada detikJateng, Jumat (4/4/2025) pagi.
Kejadian kecelakaan, terang Ari, terjadi hari Kamis (3/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah tersengat dilarikan ke RS tetapi meninggal dunia di perjalanan.
"Sempat dilarikan ke RS tetapi meninggal dunia dalam perjalanan. Hari ini rencananya dimakamkan pukul 11.00 WIB di Desa Mlese, Kecamatan Cawas," ucap Ari.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Nyoto, menjelaskan lokasi kejadian di pemotongan ayam Dusun Kurung Baru, Desa Kurung, Kecamatan Ceper. Kejadian dilaporkan sekitar jam 19.30 WIB.
"Dilaporkan sekitar jam 19.30 WIB, selanjutnya personel piket dipimpin Kanit Reskrim menuju ke tempat kejadian. Korban merupakan karyawan tempat pemotongan ayam," jelas Nyoto kepada detikJateng.
Kronologisnya, terang Nyoto, pada hari Kamis tanggal 3 April 2025 sekitar pukul 18.00 WIB korban bersama rekannya masuk ke ruang pembubutan bulu ayam untuk memperbaiki stopkontak listrik mesin bubut bulu ayam. Selesai memperbaiki, korban mengingatkan ke rekannya untuk hati-hati ada listrik.
"Korban mengingatkan ke rekannya untuk hati-hati ada listrik. Kemudian korban mencoba menancapkan stop kontak yang selesai diperbaiki," lanjut Nyoto.
Namun, sambung Nyoto, seketika korban langsung tersetrum dan rekannya juga tersetrum tabung tempat pembubutan bulu ayam. Korban langsung tergeletak di TKP
"Korban tergeletak di TKP kemudian rekannya yang sadar berteriak minta tolong untuk listrik supaya dimatikan. Setelah listrik dimatikan keluarga pemilik pemotongan, kemudian korban dibawa ke RSU Islam," ungkap Nyoto.
Nyoto menambahkan, saat perjalanan korban menghembuskan napas terakhir. Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ada tanda-tanda penganiayaan selanjutnya korban dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan.
"Rencananya dimakamkan hari Jumat 4 April 2025. Pihak keluarga korban sudah ikhlas menerima kejadian tersebut dengan membuat surat pernyataan bermeterai," pungkas Nyoto.
sumber: detikjateng
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo