News

Mahasiswa Hadiahi Dewan Salatiga Keranda Mayat, Ini Tujuannya

SALATIGA –  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Salatiga memberi ‘hadiah’ keranda mayat kepada DPRD Salatiga

Aksi ini dilakukan setelah seratusan mahasiswa PMII menggelar demo terkait kenaikan harga BBM.

Demo dilakukan di halaman kantor DPRD Salatiga, Kamis (22/8/2022).

Para aktivis melakukan orasi dan meminta pemerintah untuk mengkaji ulang keputusan tersebut.

Empat mahasiswa PMII selanjutnya mengangkat keranda mayat bersama Wakil Ketua DPRD Salatiga, Saiful Masud dan membawa keranda mayat lalu meletakan  di bawah  patung besar Presiden pertama Indonesia Soekarno yang berada di halaman Pendapa Kompleks DPRD Salatiga.

“Keranda mayat  ini sebagai hadiah simbolis betapa sengsaranya rakyat akibat kebijakan pemerintah atas keputusan kenaikan harga BBM bersubsidi. Dan bukti matinya nurani pemerintah,” ujar beberapa mahasiswa sambil menggotong keranda mayat.

Ketua PMII Salatiga, Moch Ichsan Hidayat mengatakan kedatangan mereka menolak tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Kemudian mendesak pemerintah membasmi mafia minyak (mafia BBM) dengan serius.

“Kami menuntut agar dilakukan pembasmian mafia BBM termasuk Pertamina, ” tandas Ichsan Hidayat.

Setelah surat tuntutan ditandatangani Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, mahasiswa membubarkan diri.

Dance akan menyalurkan apsirasi mahasiswa ke pemerintah pusat dan DPR RI.

Related Posts

1 of 21