Berita

Puluhan Kreak Bersenjata Serang Desa Tlogorejo Grobogan, Warga Alami Luka Bacok

GROBOGAN – Teror Kreak yang meresahkan terjadi di Desa Tlogorejo, Tegowanu, Grobogan, Kamis (27/2/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Kejadian tersebut membuat warga setempat merasa ketakutan dan cemas, sebab peristiwa tersebut tidak hanya melibatkan pengeroyokan, tetapi juga perampasan harta benda.

Menurut keterangan dari Jasmo, Ketua Karang Taruna Desa Tlogorejo, kejadian dimulai ketika rombongan Kreak yang diperkirakan berjumlah puluhan orang melintas di wilayah desa.

Berdasarkan rekaman CCTV yang berhasil didapatkan, ada sekitar 22 motor yang terlihat bergerak bersama rombongan tersebut.

Saat melintas, kelompok tersebut menghampiri tiga orang yang sedang nongkrong, yaitu Febri, Sugeng, dan Agung.
Begitu melihat ketiganya, rombongan Kreak berhenti dan langsung melakukan perbuatan kriminal.

“Teman-teman saya kemudian lari sambil teriak ‘maling’, handphone teman saya yang ketinggalan di tempat nongkrong diambil semua dan motor teman saya ditaruh di tengah jalan,” kata Jasmo kepada TribunJateng.com, Kamis (27/2/2025).

Usai meneror ketiga pemuda tersebut, rombongan Kreak berlanjut mencari sasaran lain.

Mereka kemudian mendatangi rumah Hadi, salah satu warga desa.

Di rumah tersebut, terdapat dua orang yang sedang nongkrong.

Begitu mendapati keduanya, rombongan Kreak kembali membuat ulah dan warga langsung melarikan diri.

Hadi yang mendengar adanya keributan langsung keluar rumah untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Malangnya, Hadi tidak menyadari bahwa rumahnya sudah dikepung oleh rombongan Kreak.

“Hadi mengalami luka bacokan di perut, malam itu juga langsung dibawa ke klinik untuk mendapat perawatan, katanya dapat lima jahitan,” kata Jasmo.

Jasmo mengaku peristiwa ini sangat mengganggu ketenangan warga Desa Tlogorejo.

Menurutnya, keberanian warga untuk melawan kelompok tersebut juga sangat terbatas, mengingat kekhawatiran akan akibat hukum jika bertindak melawan.

“Warga tidak berani mengambil tindakan, kalau kami melawan dengan maksud membela diri nanti bisa kena hukuman karena main hakim sendiri, repot lagi nanti,” kata Jasmo.

Jasmo berharap pihak yang berwajib segera turun tangan untuk mencegah dan memberantas kelompok Kreak ini, agar ketakutan yang dirasakan warga segera berakhir dan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

sumber: TribunJateng.com

 

Polres Grobogan, Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Pemkab Grobogan, Kabupaten Grobogan, AKP Mohamad Bimo Seno, Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo

Related Posts

1 of 8,341