Seputar Jateng

Sungai Wonokerto Demak Meluap, Ratusan Rumah di Desa Tambakbulusan Terendam Banjir

hitamputih.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Demak sejak Minggu (7/4/2019) malam, mengakibatkan ratusan Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak terendam banjir hingga Senin (8/4/2019) pagi.

Air tersebut merupakan luapan dari Sungai Wonokerto yang menggenangi 500 KK dan puluhan hektar tambak di Dukuh Tambakbulusan dan Dukuh Tambak Gembolo dengan ketinggian 25 cm – 30 cm.

Warga bersama petugas gabungan BPBD, PMI, TNI dan Polri melakukan penanganan banjir.

Warga setempat Sukarti (59), mengatakan air tiba- tiba masuk ke rumah sekitar jam 4 pagi. Menurutnya, banjir diakibatkan hujan deras dan meluapnya sungai Wonokerto sehingga merendam rumahnya.

“Sejak pagi sampai saat ini ketinggian air banjir masih sama. Saya enggan mengungsi karena saya masih bisa beraktivitas sehari – hari meskipun sedikit terhambat,”ujarnya ditemui di rumahnya, Senin (8/4/2019).

Wanita paruh baya ini mengaku sudah lama rumahnya terendam banjir. Dia sudah menyampaikan keluhannya kepada lurah setempat supaya banjir bisa teratasi.

Dia juga berharap ada penanganan dari dinas terkait supaya rumahnya tidak teredam banjir lagi.

Kepala Desa Tambakbulusan, Chabibullah mengatakan banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Wonokerto dan merendam 500 KK serta puluhan hektar tambak di Dukuh Tambakbulusan dan Dukuh Tambakgembolo.

“Banjir menyebabkan puluhan hektar dan ratusan rumah terendam banjir dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,”ucapnya ditemui di rumahnya.

Saat ini, air masih menggenang jalan dan pemukiman warga sehingga aktivitas warga terhambat.

Dia berharap kepada BBWS Pemali Juana agar membuatkan sodetan atau anak sungai Wonokerto sehingga nantinya ketika terjadi hujan deras, aliran air bisa mengalir ke anak sungai Wonokerto.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Nugroho mengatakan bahwa luapan sungai terjadi Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB sehingga mengakibatkan banjir merendam desa Tambakbulusan Senin pagi.

“Air Sungai Wonokerto di Desa Tambakbulusan Kecamatan Karangtengah meluap sekitar pukul 04.00 WIB. Sampai saat ini, petugas masih berada di lokasi. Saat ini tim BPBS Kami sudah melalukan pengecekan dan penanganan di lapangan,”ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (8/4/2019).

Selain di Desa Tambakbulusan, banjir juga merendam 3 desa di Desa Wonosekar, Desa Jragung, dan Desa Teluk.

“Untuk tiga desa, yakni Wonosekar, Jragung dan Teluk diterjang luapan sungai malam tadi, dan berlangsung sekitar dua jam. Namun saat ini sudah surut,”jelasnya.

Dari tiga desa tersebut ada sekitar 90 kepala keluarga yang terdampak. Dua diantaranya terpaksa mengungsi di Balaidesa Wonosekar.

“Ketinggian air mencapai 50-80 cm. Dua KK mengungsi di Balaidesa Wonosekar,” paparnya.

Bagian Operasi dan Pemeliharaan Wilayah 3 (OP 3) BBWS Pemali Juana, Herry Santoso mengatakan bahwa tahun kemarin ada pekerjaan kontraktual sistem jragung termasuk didalam nya sungai Wonokerto dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

“Untuk permintaan pembuatan sudetan di sungai tersebut disarankan mengusulkan ke BBWS,”ucapnya melalui pesan WhatsApp, Senin (8/4/2019) malam.

 

 

Sumber: tribun.com

Editor: framboz login by Polda Jateng

Related Posts

1 of 7,569