Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Diskusi Dengan Polri Terkait Pengamanan Bahan Peledak

Share
Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Diskusi Dengan Polri Terkait Pengamanan Bahan Peledak

Jakarta - Pengurus Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial mengadakan pertemuan dengan pihak kepolisian dalam rangka diskusi, mengimbau dan mengingatkan untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan bahan peledak atau handak komersial khususnya di wilayah Banten.

Namun, pasca rencana pemerintah melakukan penyesuaian dalam proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sektor mineral dan batu bara (minerba), memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industry. Kebijakan pemerintah terkait pengetatan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan, langkah tersebut diambil untuk memperbaiki kontribusi sektor migas dan tambang terhadap pendapatan negara yang selama ini melaporkan laba banyak tapi yang disetorkan hanya berkisar 15-20 persen.

Dalam kegiatan produksinya, perusahaan–perusahaan tambang tersebut menggunakan bahan peledak komersial sehingga penyimpanannya, pengangkutannya dan penggunaanya harus diawasi dan dikendalikan.

Polri melalui Dit Kamneg Baintelkam mendorong pihak Asosiasi Pengguna Akhir Bahan Peledak untuk dapat meningkatkan pengawasan dan pengamanan bahan peledak yang dimiliki selama kebijakan pemerintah terkait RKAB, agar bahan peledak yang ada tidak disalahgunakan dan tidak mangkrak, dengan melakukan hibah ke produsen bahan peledak atau alih guna ke sesama pengguna akhir lainnya. Baintelkam juga mendorong Asosiasi Pengguna Akhir Bahan Peledak wilayah Banten agar dapat mendukung kebijakan pemerintah terkait RKAB, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan harga komoditas tambang agar tidak anjlok, menjaga cadangan sumber daya alam, hingga mengawasi laporan produksi dan ekspor-impor.

Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial khususnya wilayah Banten siap untuk aktif menjaga keamanan gudang dan bahan peledak di seluruh perusahaan tambang pengguna bahan peledak pasca kebijakan pemerintah terkait RKAB. Asosiasi Pengguna Akhir Bahan Peledak akan terus bekerja sama dengan instansi terkait seperti Kementerian ESDM dan Kepolisian untuk menjaga keamanan bahan peledak yang dimiliki. (*)

Read more

Polri Bersama Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Bahas Penguatan Sistem Pengamanan Handak

Polri Bersama Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Bahas Penguatan Sistem Pengamanan Handak

Jakarta - Pengurus Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial mengadakan pertemuan dengan pihak kepolisian dalam rangka diskusi, mengimbau dan mengingatkan untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan bahan peledak atau handak komersial khususnya di wilayah Banten. Namun, pasca rencana pemerintah melakukan penyesuaian dalam proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya

By Saibumi
Polri dan Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Perkuat Sinergi Pengamanan Bahan Peledak

Polri dan Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial Perkuat Sinergi Pengamanan Bahan Peledak

Jakarta - Pengurus Asosiasi Pengguna Akhir Handak Komersial mengadakan pertemuan dengan pihak kepolisian dalam rangka diskusi, mengimbau dan mengingatkan untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan bahan peledak atau handak komersial khususnya di wilayah Banten. Namun, pasca rencana pemerintah melakukan penyesuaian dalam proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya

By Saibumi