Dalam Hari Raya Galungan dan Kuningan, Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil di Pasar Tradisional
Denpasar – Dalam perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, aktivitas masyarakat Bali dalam memenuhi kebutuhan pokok mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi tersebut berpotensi memicu lonjakan permintaan bahan pangan yang dapat berdampak pada kenaikan harga di pasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tim Satgas Pangan Polda Bali turun langsung melakukan pemantauan serta pengawasan di sejumlah pasar tradisional di seluruh wilayah Bali. Jumat, (26/6/2026).
Kegiatan pengawasan dilakukan secara serentak oleh jajaran Satgas Pangan di masing-masing kabupaten/kota dengan menyasar pasar-pasar tradisional sebagai pusat aktivitas jual beli masyarakat. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, harga tetap stabil, serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
Pada hari ini, Tim Satgas Pangan Polda Bali melaksanakan pemantauan di Pasar Tradisional Kreneng, Denpasar. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pedagang sekaligus memberikan sosialisasi agar tetap menjual kebutuhan pokok sesuai ketentuan dan tidak memanfaatkan meningkatnya permintaan masyarakat dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
Komoditas yang menjadi fokus pengawasan meliputi beras, minyak goreng, telur, daging, bawang merah, bawang putih, cabai, gula, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Kreneng masih berada dalam kondisi normal dan stabil. Selain itu, stok bahan pangan juga dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama rangkaian hari raya berlangsung.
IPTU mantra selaku Panit Subdit 1 krimsus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan konsumen.
"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, stok tetap tersedia, dan harga tetap stabil menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Kami mengimbau seluruh pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan maupun menaikkan harga secara tidak wajar. Apabila ditemukan adanya pelanggaran yang mengarah pada praktik perdagangan yang merugikan masyarakat, Satgas Pangan Polda Bali akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Melalui kegiatan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Bali, Polda Bali berharap masyarakat dapat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan rasa aman, nyaman, serta memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali. (*)