Pengamanan Ketat Polresta Pontianak Warnai Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalbar

Share
Pengamanan Ketat Polresta Pontianak Warnai Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalbar

Pontianak — Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan pertandingan Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat yang digelar di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Minggu siang (8/2).

Pertandingan puncak tersebut mempertemukan Persiwah melawan PS Kubu Raya. Laga berlangsung dengan tensi tinggi dan disaksikan oleh ratusan penonton dari masing-masing pendukung tim. Hingga peluit panjang dibunyikan, Persiwah berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan PS Kubu Raya dengan skor 2-0.

Untuk memastikan jalannya pertandingan tetap aman dan kondusif, Polresta Pontianak menurunkan personel pengamanan yang ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun penonton, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar stadion.

Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kenyamanan penonton, pemain, dan official selama pertandingan berlangsung.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Ops Polresta Pontianak menyampaikan bahwa pengamanan Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan kondusif.

“Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan secara terpadu pada pertandingan Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman. Personel kami siagakan di dalam dan di luar stadion untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kabag Ops Polresta Pontianak.

Secara umum, pelaksanaan Grand Final Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir.

Read more

Sengkarut Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, IPW Desak Kortas Tipikor Polri Turun Tangan

Sengkarut Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, IPW Desak Kortas Tipikor Polri Turun Tangan

Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Menurut Sugeng, penyidikan terhadap dugaan manipulasi kualitas batu bara yang ditaksir menimbulkan

By Saibumi
IPW Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

IPW Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Menurut Sugeng, penyidikan terhadap dugaan manipulasi kualitas batu bara yang ditaksir menimbulkan

By Saibumi
Pakar Energi Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun

Pakar Energi Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun

Jakarta – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) menyatakan dukungannya kepada Mabes Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang diduga menyebabkan terjadinya blackout dengan estimasi kerugian mencapai Rp5 triliun. Direktur Eksekutif

By Saibumi
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Rugikan Negara Rp5 Triliun, Pakar Energi Apresiasi Langkah Polri

Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Rugikan Negara Rp5 Triliun, Pakar Energi Apresiasi Langkah Polri

Jakarta – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) menyatakan dukungannya kepada Mabes Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang diduga menyebabkan terjadinya blackout dengan estimasi kerugian mencapai Rp5 triliun. Direktur Eksekutif

By Saibumi