Satgas Pangan Polda Bali Intensifkan Pengawasan Harga Sembako di Pasar Tradisional
Denpasar – Satgas Pangan Polda Bali terus mengintensifkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan pangan, memastikan harga tetap terkendali, serta mencegah praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat, Senin (29/6/2026).
Pemantauan dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Satgas Pangan di berbagai wilayah kabupaten/kota di Bali. Pasar tradisional menjadi salah satu sasaran utama pengawasan karena merupakan pusat aktivitas jual beli masyarakat dan tempat utama distribusi kebutuhan pokok.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Pangan Polda Bali turun langsung ke Pasar Tradisional Kreneng, Denpasar. Petugas melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas sekaligus berdialog dengan para pedagang untuk memastikan tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar maupun indikasi penimbunan barang.
Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain beras, minyak goreng, telur, daging, bawang merah, bawang putih, cabai, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil pengecekan di lapangan, harga bahan pokok di Pasar Tradisional Kreneng terpantau masih normal dan stabil. Ketersediaan stok juga dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Panit Subdit I Ditreskrimsus Polda Bali, IPTU Nengah Mantra, menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjaga kestabilan harga pangan dan memberikan perlindungan kepada konsumen.
"Kami turun langsung untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap stabil. Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan maupun menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat, Satgas Pangan Polda Bali akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.
Satgas Pangan Polda Bali memastikan kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Bali. Melalui langkah ini, diharapkan kondisi pasar tetap kondusif, distribusi pangan berjalan lancar, serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. (*)